toraja international festival
Hal ini menyebabkan peningkatan statistik kunjungan wisatawan mancanegara terjadi dengan sangat menyolok. Seorang pemilik warung penjual Indomie di dalam lingkungan Kete Kesu, dimana TIF berlangsung, mengatakan omsetnya pada saat TIF berlangsung tahun lalu mencapai 30 juta rupiah.TIF saat ini telah menjadi sebuah festival budaya yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat dalam maupun luarnegeri. Toraja sendiri memang merupakan salah satu wadah festival yang paling menarik di dunia.Budaya megalitik Toraja adalah sebuah warisan peradaban dunia yang sangat berharga. Oleh sebab itulah, TIF selalu berusaha menampilkan dan menggali segala jenis kesenian Toraja yang telah hidup selama ratusan tahun.Jika tahun 2014 lalu TIF mengangkat MABUA, sebuah bentuk ritual yang menempatkan posisi wanita dalam peringkat spiritual yang tertinggi, tahun 2015 ini TIF akan mengangkat MABUGI.Mabugi adalah sebuah rangkaian tarian dan nyanyian kolosal yang di kemas dalam bentuk teaterikal yang sangat unik. MABUGI hanya terdapat di wilayah Rantepao. Tarian-nyanyain ini nantinya akan tampil sebagai bagian yang penting dari acara Pembukaan Kolosal TIF yang berjudul TORAJA SYMPHONY.Selain Mabugi, TIF juga akan menampilkan Karombi, Manganda, Menimbong, Pagelu dan Pompang. Selain itu masih ada grup musik non-tradisional Toraja seperti Toraja Choir dan Tibaen Ballo.Sesuai dengan namanya, TIF adalah sebuah festival internasional yang bertujuan untuk membawa pelbagai grup dan bentuk kesenian dunia datang ke Tanah Sakral Toraja. Suatu saat Tanah Sakral ini di harapkan akan dapat menjadi icon dari pertemuan budaya segala bangsa di dunia sebagaimana halnya dengan Indonesia sendiri. Jika tujuan ini dapat tercapai, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dapat di pastikan akan melonjak dengan drastik setiap tahunnya.
Comments
Post a Comment